Obat Asam Urat Tradisional

Mengonsumsi obat asam urat secara teratur merupakan salah satu cara mencegah terjadi peradangan pada sendi akibat dari banyaknya zat purin yang dikonsumsi oleh tubuh. Asam urat sepertinya merupakan penyakit yang biasa dan tidak begitu membahagiakan. Namun pada kenyataannya, ketika asam urat kambuh dengan ditandai oleh peradangan pada sendi tubuh akan terasa sangat menyakitkan. Rasa sakit itu membuat penderita tidak dapat berdiri tegak atau menggerakkan kakinya karena jika digerakkan sendi akan semakin sakit.

 

Untuk mencegah peradangan pada sendi dan mengurangi rasa sakit akibat peradangan itu, para penderita dianjurkan untuk mengkonsumsi obat asam urat baik itu modern maupun tradisional. Namun jika tidak ingin ada efek samping dari mengkomsumsi obat asam urat modern, disarankan untuk memilih pengobatan asam urat tradisional yang dapat diolah sendiri dan bahan-bahannya dapat ditanam sendiri. Dengan begitu khasiatnya akan dapat dipastikan dan akan menghemat pengeluaran karena membeli obat asam urat modern. Apa saja bahan serta bagaimana membuat obat asam urat tradisional?
obat asam urat tradisional

Cara membuat Obat Asam Urat Tradisional

Ada beberapa bahan alami yang dapat diramu menjadi obat asam urat tradisional. Bahan-bahan tersebut dapat ditemukan dengan mudah di sekitar rumah atau membelinya di pasar sayuran. Dimulai dari bahan pertama yaitu daun salam. Pastinya semua orang sudah kenal dengan daun salam. Daunnya yang harum biasanya menjadi bumbu beberapa masakan atau sebagai bahan perasa kue basah. Di samping manfaat itu, daun salam juga berkhasiat untuk menjadi obat asam urat tradisional. Untuk meramunya menjadi obat asam urat gunakanlah daun salam saja tanpa akarnya. Ambil 10 sampai 15 daun salam yang bagus. Bersihkan daun salam dengan air lalu rebuslah semua daun salam itu dengan 3 gelas air. Biarkan air mendidih sampai menyisakan air kira-kira satu gelas. Setelah selesai silahkan meminum air hasil rebusan daun salam setengah gelas sekali minum atau 2 kali sehari.

Baca Juga :   Gatal Perut Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Bahan dasar obat asam urat kedua yaitu kumis kucing. Kumis kucing memiliki kandungan kalium berkhasiat untuk menghancurkan batu ginjal. Kandungan kumis kucing tersebut juga berguna menjadi zat pelarut purin yang menjadi penyebab terjadinya asam urat melalui cairan urin. Untuk meramu kumis kucing menjadi obat asam urat tradisional bisa dilakukan dengan cara mengambil tumbuhan kumis kucing sebanyak 20 gram. Cuci bersih terlebih dahulu kumis kucing lalu siapkan bahan lainnya seperti kapulaga kering sebanyak 10 gram, 15 gram jahe merah kering, 20 gram sawi tanah basah dan 10 gram meniran kering. Setelah semua bahan siap, hancurkan jahe merah dan bahan lainnya. Setelah itu ribuslah bahan-bahan itu dengan air satu liter. Biarkan air sampai mendidih hingga menyusut menjadi setengah liter. Simpanlah di kulkas atau teko dengan suhu yang tidak terlalu panas. Minumlah 3 kali sehari sebanyak 150 mili setiap kali minum.
Obat Asam Urat

Bahan dasar obat asam urat ketiga berasal dari tumbuhan sambiloto. Rasa yang dihasilkan dari tumbuhan tersebut memang sangat pahit. Namun rasa pahit itu mampu menjadi obat penghilang nyeri, anti radang dan penawat racun. Nyeri akibat asam urat juga bisa diobati dengan daun sambiloto itu. Cara meramunya menjadi obat asam urat dimulai dari mencuci bersih sambiloto kering sebanyak 10 gram. Kita bisa menggunakan semua bagian dari tumbuhan sambiloto. Siapkan bahan lainnya seperti lada 1 gram, komfey 10 gram dan temulawak kering 10 gram. Rebus semua bahan menjadi satu dengan 5 gelas air. Biarkan air mendidih sampai tersisa 3 gelas air. Aturan minumnya diminum sebanyak 3 kali sehari.

Ketiga obat asam urat tradisional di atas dapat dikonsumsi jika rasa nyeri sangat menyakitkan. Ingat nyeri akibat asam urat jangan pernah diurut karena akan terasa nyeri yang tak terkira. Untuk merekan nyeri tersebut minumlah obat asam urat baik tradisional maupun modern.

Baca Juga :   Pengobatan Gejala Penyakit Eksim

Comments

comments

Leave a Reply