Berlebihan Mekonsumsi Minuman Bersoda Mempengaruhi Pungsi Otak

manfaat-minuman-sodaBeberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman bersoda terlalu banyak dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Minuman tinggi gula ini berpotensi dalam meningkatkan faktor risiko beberapa penyakit serius seperti diabetes hingga penyakit kardiovaskular. Namun daftar tersebut tampaknya akan bertambah lagi seiring beberapa temuan baru dari sejumlah penelitian.

Dampak Buruk Minuman Bersoda Bagi Otak Jika Dikonsumsi Terlalu Sering

Para ahli mengungkapkan bahwa mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering dapat mempengaruhi fungsi otak. Hal ini cukup beralasan mengingat minuman bersoda dapat membuat seseorang jadi lebih hiperaktif dan menghalangi kinerja ratusan protein di dalam otak.

Jane Franklin, seorang periset mengatakan bahwa riset yang meneliti dampak minuman bersoda tinggi gula bagi fungsi otak dan kesehatan mental sangat sedikit jumlahnya. Padahal dampak tersebut sama bahayanya terhadap peningkatan lingkar pinggang.

Temuan ini diketahui dari sebuah penelitian pada tikus yang diberi air biasa dan air bergula. Para peneliti yang berasal dari Universitas Macquarie, Sydney, membandingkan antara tikus yang mengonsumsi air biasa dan air bergula selama sebulan. Air dan gula yang digunakan pada riset ini mempunyai konsentrasi yang sama dengan yang digunakan pada minuman bersoda.

Hasilnya, tikus yang mengonsumsi air gula terlihat menjadi hiperaktif daripada tikus yang mengonsumsi air biasa. Berdasarkan jaringan otak yang diambil, diketahui adanya perubahan kadar di hampir 300 jenis protein. Perubahan yang terjadi pada otak tikus ini sama dengan apa yang terjadi pada orang-orang yang menderita alzheimer dan kanker.

Riset ini membuktikan bahwa mengonsumsi banyak gula dapat mempengaruhi kesehatan fisik seperti peningkatan risiko penyakit diabetes, serangan jantung, kanker pankreas, lemah otot, kelumpuhan, obesitas, hingga tulang rapuh.

Baca Juga :   Delima, Buah Merah Yang Memiliki Banyak Manfaat Sehat

Franklin mengungkapkan bahwa orang dewasa yang banyak mengonsumsi minuman bersoda akan mempengaruhi asupan kalori mereka perharinya. Pengonsumsian dalam jangka panjang dapat menyebabkan perubahan kimia otak dan tingkah laku. Oleh sebab itu ia menyarankan untuk minum air putih ketimbang soda apabila kita sedang haus. “Minuman bersodak tidak boleh dikonsumsi terlalu sering,” kata Franklin. Peringatan ini berlaku untuk siapa saja yang sering minum minuman bersoda.

Franklin menjelaskan bahwa hasil riset ini menegaskan dampak negatif dari minuman tinggi gula. Maka dari itu, ia menyarankan untuk selalu berpikir tentang manfaat dan efek negatif sebelum mengonsumsi minuman bersoda atau minuman tinggi gula lainnya.

Comments

comments

Leave a Reply